Kondisi yang Diinginkan

Jumlah Pegawai Negeri Sipil diharapkan semakin bertambah besar dari segi kuantitas dan kualitas artinya kita masih memerlukan penambahan pegawai negeri sipil untuk mengisi posisi-posisi yang masih lowong seperti tenaga fungsional kesehatan, guru dan fungsional lainnya. Tentunya disesuaikan dengan formasi dan kebutuhan pegawai dengan penambahan sampai dengan tahun 2015 sebanyak ........ orang.

Rekrutmen PNS dilakukan melalui kajian formasi pegawai negeri sipil seiring  dengan peningkatan batas bawah pendidikan minimal pada degre DIII dengan prioritas tenaga teknis di bidang Teknologi Informasi, Teknik, Pertanian, Perencana, Industri maupun Kesehatan dan Pendidikan.

Jenjang kepangkatan dianggap sudah ideal dan berkembang secara alamiah sesuai urutan waktu kenaikan pangkat pada periode April dan Oktober.

Untuk menunjang pelaksanaan tugas khususnya yang berkaitan dengan pengetahuan atau pendidikan PNS masih diperlukan Sarjana/ S1 untuk bidang pendidikan dalam rangka mendorong peningkatan kesejahteraan dan mutu guru melalui program sertifikasi guru, dan bidang kesehatan diperlukan untuk memenuhi persyaratan minimal pendidikan untuk perawat dan bidan, dan S2 untuk teknis terapan.

Jenjang S2 masih dirasakan kurang sehingga diperlukan penambahan pada bidang-bidang teknis tertentu seperti industri, pertanian, IT, pekerjaan umum, perencana dan bidang teknis lainnya. Paradigma dominasi Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan secara gradual bergerser ke paradigma Diklat teknis karena Pola Dik Duk sudah diubah ke pola Duk Dik. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi aturan diklat yang akan diberlakukan untuk waktu yang akan datang dimana syarat seorang PNS untuk dapat menduduki jabatan Struktural minimal harus sudah mengikuti paling sedikit 2 (dua) diklat teknis di bidang tugas yang akan diembannya. Diklat fungsional perlu juga digalakkan mengingat formasi struktural sudah mencukupi dan formasi fungsional masih sangat kurang ditambah dengan kemungkinan penambahan jabatan fungsional lainnya seperti fungsional peneliti, perencana, arsiparis, pranata komputer, pustakawan, pemeriksa, PPNS, dll.

Sebagai pusat data base kepegawaian di  Lingkungan Pemerintah Kota Surabaya, Sistem Informasi  Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) diharapkan akan menjadi satu-satunya pusat informasi kepegawaian  dengan sistem on  line ke seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya. Data dan informasi kepegawaian yang valid, komprehensif dan up to date sangat diperlukan sebagai bahan pengambilan kebijakan pokok bidang kepegawaian dan bidang lainnya.